close
close
0
Dikirim pada 30 Juli 2009 di Review

Alhamdulillah, Rabu kemaren ( 29/07 ) kami diberi kesempatan oleh Alloh SWT untuk belajar salah satu model Metode Pengajaran Alquran "Yanbu’a". Setelah populer di masyarakat beberapa metode pembelajaran Alquran semisal "Qiro’ati" dan "Iqro’", kami diperkenalkan dengan sebuah metode pembelajaran Alquran yang diterbitkan oleh Pondok Pesantren tahfidh Yanbu’ul Qur’an Kudus. Dari informasi yang kami dapatkan selama pelatihan, Metode  "Yanbu’a" adalah metode pembelajaran Alqur’an yang dirancang dengan rosm utsmany. Mulai dari tanda baca hingga waqof.

Metode pembelajaran Yanbu’a terdiri dari 7 bagian di tambah satu bagian untuk pemula dan satu bagian untuk materi hafalan. Secara umum, pembelajaran dengan metode yanbu’a dilakukan dengan contoh dari pengajar, kemudian ditirukan dan diulang-ulang, adapun secara khusus, terdapat beberapa bagian pembelajaran dengan metode khusus, seperti pengenalan atas Gharaib [ bacaan yang tidak lazim ], dilakukan dengan membacanya berulang-ulang sampai hafal. Ketujuh bagian yanbu’a terdiri dari pengenalan huruf dan harakat , pelafalan huruf [ makhraj ], tajwid, gharaib, penjelasan tulisan rasm ustmany dan keumuman model penulisan di Indonesia, serta beberapa materi hafalan do’a sehari-hari, penulisan model arab pegon [ jawa ].



Dikirim pada 30 Juli 2009 di Review
comments powered by Disqus
Profile

“ Haji/Hajjah samsul hidayat ini masih belum mau dikenal orang, mungkin masih malu. “ More About me

Page
Archive
Statistik
    Blog ini telah dikunjungi sebanyak : 24.979 kali


connect with ABATASA